Tag Archive | manfaat lidah buaya

Berbagai Manfaat Lidah Buaya yang Harus Anda ketahui

Lidah buaya memiliki khasiat yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. Secara turun temurun, lidah buaya atau aloe vera ini menjadi salah satu obat pencahar yang paling manjur. Kini seiring perkembangan zaman, lidah buaya semakin dipercaya mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Jika ingin mengetahui manfaat lidah buaya dan bagaimana cara kerjanya, berikut adalah ringkasannya untuk Anda.

Berbagai Manfaat Lidah Buaya yang Harus Anda ketahui

Manfaat Lidah Buaya

Pengobatan masalah kulit seperti luka bakar, frostbite, iritasi, terbakar matahari, dan gatal pada kulit, serta psoriasis adalah yang paling banyak dilakukan menggunakan lidah buaya. Lidah buaya atau aloe vera menghasilkan dua bahan, yaitu gel dan getah yang biasanya digunakan dalam obat-obatan. Lidah buaya juga digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi kulit medis, seperti: demam, diabetes, radang usus besar, asma, flu, dan sembelit. Selain itu, lidah buaya juga dinilai dapat memberi efek positif terhadap beberapa gangguan penglihatan, haid tidak lancar, serta masalah yang berhubungan dengan sendi seperti burtosis, osteoporosis, hingga multiple sclerosis.

Cara Kerja

Bahan kimia yang terdapat pada gel lidah buaya dapat meningkatkan sirkulasi pembuluh darah kecil di kulit, sekaligus bisa membunuh bakteri. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa kandungannya mampu membantu penyembuhan luka. Selain itu kemampuannya menghambat penyerapan menjadikannya sebagai obat pencahar yang paling manjur. Gel lidah buaya berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa penyakit asma dan radang lambung bisa diatasi dengan pengonsumsian lidah buaya, namun hal ini belum didukung dengan penelitian yang akurat. Selain itu, lidah buaya juga dapat bekerja sebagai zat anti mutagenic.

Efek Samping Lidah Buaya

Manfaatnya untuk kesehatan memang tidak diragukan lagi. Namun begitu, lidah buaya bukan berarti tidak memiliki efek samping. Keadaan-keadaan seperti: kejang, diare berdarah, urine berwarna merah, reaksi alergi, hypokalemia, dermatitis kontak, dan kontraksi rahim yang dapat menyebabkan keguguran bisa saja terjadi jika pengkonsumsiannya tidak tepat. Jika Anda memiliki kekhawatiran lain, lebih baik konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Hal yang Harus Diketahui sebelum Mengkonsumsi Lidah Buaya

Manfaat lidah buaya akan dirasakan secara maksimal apabila dilakukan dengan petunjuk dan cara yang benar. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diketahui sebelum mengkonsumsi lidah buaya:

  • Lidah buaya tidak boleh dioleskan pada luka yang dalam.
  • Sebaiknya membekukan getah aloe vera segar setelah dikupas.
  • Jus lidah buatan yang dikeringkan tidak boleh dikonsumsi dalam waktu yang panjang.
  • Hindari penggunaan lidah buaya pada kulit jika Anda alergi atau sensitive. Tanda-tanda sensitive ini sangat jelas sama dengan alergi yang terjadi akibat tanaman seperti bawang putih, bawang merah ataupun bunga tulip.
  • Anak kecil yang berusia di bawah 12 tahun tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi sejenis suplemen yang mengandung aloe vera.

Berbagai Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya

Lidah buaya memang sudah dikenal oleh masyarakat luas karena khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan kulit. Juga untuk kecantikan rambut, bibir, dan wajah. Di pasaran pun kita sering menemui berbagai produk kesehatan dan kecantikan yang menggunakan lidah buaya sebagai bahan dasar pembuatannya. Jadi, khasiat dan manfaat lidah buaya adalah hal yang tidak diragukan lagi.

Berbagai Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya

Menangkap Radikal Bebas

Radikal bebas adalah penyebab kerusakan sel dalam tubuh yang datang dari polusi, bahan kimia dari makanan atau rokok, serta produk-produk perawatan kulit yang tidak sesuai untuk digunakan. Kerusakan sel tersebut dapat mengakibatkan penuaan dini serta perumbuhan kanker. Kandungan vitamin A dan E dalam lidah buaya lah yang mampu melawan molekul-molekul berbahaya tersebut.

Menurunkan Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat lidah buaya yang cukup mengejutkan adalah menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bagi pengidap diabetes tipe 2 (kencing manis) dapat melakukan terapi dengan mengkonsumsi daging lidah buaya 2 sendok setiap hari. Namun, untuk melakukan terapi ini, Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu, karena jika Anda mengkonsumsinya bersamaan dengan obat penurun kadar gula darah, efek sampingnya mungkin akan membahayakan.

Mengobati Luka Bakar

Jika kita pergi ke apotik, kita akan menemukan beberapa obat salep yang mengandung ekstrak lidah buaya. Salep-salep ini biasanya berupa obat pengoles untuk luka bakar agar terasa dingin dan mengembalikan jaringan yang rusak. Tanaman ini dapat membantu mengatasi masalah kulit yang berkaitan dengan paparan sinar matahari. Getah tanaman ini bahkan dapat menghentikan UV ke kulit Anda.

Mengatasi Masalah Pencernaan

Lidah buaya yang dikonsumsi dengan takaran tertentu terbukti dapat membantu masalah-masalah pencernaan. Masalah pencernaan yang dapat diatasi menggunakan lidah buaya ini seperti IBS, asam lambung, perut kembung dan yang lainnya. Anda bisa mencampurkan lidah buaya ke dalam air atau teh hangat untuk diminum langsung.

Merawat Kulit

Sekarang ini banyak kita temukan produk-produk perawatan kulit yang mengandung bahan lidah buaya. Kandungan air yang tinggi pada lidah buaya dipercaya mampu menjaga kelembapan dan keremajaan kulit. Bukan tidak mungkin kita juga bisa mengaplikasikannya secara langsung dari tanaman lidah buaya.

Meredakan Iritasi dan Gatal pada Kulit

Tak hanya menjaga kelembapan kuit, Anda juga bisa meredakan berbagai masalah kulit dengan lidah buaya. Sebagian besar orang yang menggunakannya telah membuktikan keampuhan lidah buaya dalam mengatasi jerawat, iritasi kulit, gatal akibat gigitan serangga dan reaksi alergi, bekas luka, hingga gejala psoriaris.

Melawan Peradangan

Jangan meremehkan manfaat lidah buaya untuk melawan peradagan yang jadi akar berbagai jenis penyakit. Asam lemak dan anti oksidannya mampu meredakan gejala radang usus, radang tenggorokan, radang sendi, dan radang dingin.