Ini Cara Memakai Softlens Agar Tidak Perih Bagi Kamu Pengguna Pemula

 

Ladies, godaan menggunakan soflen mata memang begitu besar ya! Mulai dari warna warni yang menarik hati, hingga kepraktisannya karena tidak perlu repot menggunakan kacamata. Namun bagi kamu yang belum pernah mencoba atau sebagai pengguna pemula, tantangan terbesar dari pemakaian softlens ini adalah rasa tidak nyaman bahkan perih pada saat pemakaiannya. Namun jangan khawatir, ada beberapa tips dan cara memakai softlens agar tidak perih. Ini tidak semata tentang harga softlens yang kamu pakai yang bikin tidak perih, tetapi memang ada tips dan cara yang bisa kamu terapkan.

  1. Diameter Softlens

Hal pertama yang harus kamu ketahui, selain warna warni softlens yang membuatmu tampak cantik, softlens hadir dalam berbagai ukuran diameter. Diameter ini merupakan ukuran yang menyesuaikan dengan ukuran bola matamu. Ketepatan dalam memilih diameter lensa softlens ini sangat berperan penting dalam kenyamananmu menggunakan softlens. Bagaimana tidak, diameter lensa lah yang akan menentukan pas atau tidaknya softlens melekat pada kornea atau bola mata. Jika diameter softlens terlalu besar, akibatnya justru akan terasa longgar di mata dan akan membuat seperti bayang bayang. Sebaliknya, penggunaan yang terlalu ketat akan membuat mata jadi teriritasi. Untuk amannya, kamu bisa berkonsultasi dengan penjualnya terlebih dahulu. Atau bisa juga dengan membeli ukuran standar yaitu sekitar 14,5 mm.

  1. Kadar Air

Dalam kemasan soflen mata, biasanya juga tertera keterangan kadar air. Semakin tinggi kadar air yang terkandung dalam softlens, semakin tinggi pula sirkulasi udara yang masuk ke dalam mata kita. Hal ini tentu bagus karena bagi kamu yang belum terbiasa menggunakan softlens, akan cenderung merasa mata menjadi cepat kering yang membuat softlens tidak nyaman digunakan. Kadar air yang termasuk dalam kategori tinggi adalah kadar air di atas 50% dan di bawah itu termasuk sedang atau rendah.

  1. Tingkat Ketipisan

Dengan banyaknya softlens yang beredar, semakin banyak pula pilihan beserta keunggulan dan kekurangan dari berbagai macam merk softlens. Namun salah satu yang patut diperhatikan untuk kenyamanan pengguna pemula adalah tebal tipisnya softlens. Semakin tipis, tentu semakin nyaman digunakan karena rasanya tidak mengganjal dan seperti tidak pakai softlens. Namun demikian, cara untuk mengetahui nyaman atau tidaknya adalah dengan mencoba sendiri softlens tersebut. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menanyakan rekomendasi merek dan jenis yang cocok untukmu dengan orang yang sudah terbiasa menggunakan softlens.

  1. Sesuaikan Minus/ Kondisi Mata

Kondisi setiap orang tentu berbeda beda, termasuk kondisi mata. Ada yang menggunakan softlens sebagai aksesoris fancy untuk menunjang penampilan, ada pula yang menggunakan untuk mengoreksi kelainan pada mata seperti minus maupun silinder. Untuk hal ini, kamu harus berkonsultasi dengan ahlinya, dokter mata atau periksa mata di optik untuk mendapatkan angka yang sesuai dengan kondisi matamu. Setelahnya, kamu bisa memesan softlens sesuai dengan kebutuhanmu. Bisa kok memesan softlens dengan ukuran lensa tertentu, bahkan pada beberapa merk, sudah tersedia ukuran-ukuran khusus tersebut.

  1. Jaga kebersihan

Hal yang tidak kalah penting adalah dengan menjaga kebersihan dari softlens itu sendiri. Jangan sampai tanganmu yang kotor, mengucek ucek mata yang menggunakan sotlens. Ya, kuman akan lebih mudah berkembang pada mata yang menggunakan softlens karena minimnya cairan pembersih alami yang diproduksi oleh mata. Hal ini mengakibatkan mata yang menggunakan softlens akan lebih mudah teriritasi. Oleh karenanya, pastikan saat memasang atau melepasnya, tanganmu dalam kondisi bersih. Minimal dicuci dengan air bersih yang mengalir atau kalau bisa menggunakan alkohol agar steril.

Demikianlah tips dan cara memakai softlens agar tidak perih. Semoga artikel ini membantu ya!

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *