Archive | September 8, 2018

Ini Dia Faktor Penyebab Kulit Kering yang Paling Sering Terjadi Tanpa Anda Sadari

Kulit kering atau dalam dunia medis sering disebut sebagai xerosis dapat terjadi dan dalami oleh siapa saja tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Ada beberapa tingkatan saat kondisi kulit menjadi kering mulai dari ringan sampai parah dan harus mendapatkan pertolongan medis yang tepat. Selain kesehatan kulit, lingkungan tempat tinggal dan usia juga menjadi faktor utama yang dinilai dapat memicu terjadinya permasalahan kulit menjadi kering. Hal ini dikarenakan umumnya orang yang telah berusia lanjut atau para lansia akan cenderung lebih besar mengalami kondisi dimana kulit menjadi kering dan tidak lembab lagi.

 Ini Dia Faktor Penyebab Kulit Kering yang Paling Sering Terjadi Tanpa Anda Sadari

Pada beberapa kasus, permasalahan keringnya area kulit ini dapat terjadi sepanjang waktu. Akan tetapi, biasanya kondisi ini hanya akan berlangsung sementara atau pada waktu tertentu saja. Gejala umum dari permasalahan ini adalah biasanya kulit menjadi tampak dan terasa kasar saat disentuh. Oleh sebab itu, penting bagi Anda mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan kulit menjadi kering seperti di bawah ini, antara lain: 

  • Iritasi dinilai menjadi penyebab utama kondisi kulit menjadi tidak sehat dan mengalami kekeringan. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak kondisi seperti penggunaan bahan sabun, parfum dan deterjen yang digunakan pada pakaian yang sering Anda gunakan dan tidak cocok dengan jenis kulit Anda.
  • Menggunakan sabun terlalu sering pada saat tidak sedang mandi dapat membuat kelembaban kulit menjadi terkikis sehingga hal ini dapat menyebabkan kondisi kulit Anda menjadi kering.
  • Menggosokkan handuk terlalu keras setelah mandi juga dapat membuat kulit kering. Hal ini dikarenakan kelembapan yang diperoleh saat mandi akan langsung hilang karena gosokkan kain tersebut.
  • Sebagian orang yang mengalami masalah kering pada kulitnya juga dapat terjadi karena adanya perubahan cuaca yang menyebabkan kelembapan udara menjadi tidak stabil sehingga berpengaruh pada kondisi kulit Anda.

Selain beberapa penyebab di atas, kebiasaan sauna atau mandi uap juga dapat memicu hilangnya kelembapan kulit secara perlahan sehingga jika di lakukan dalam jangka waktu lama, kebiasaan ini dapat memicu terjadinya kondisi kulit menjadi kering dikarenakan temperatur panas dari uap tersebut. Oleh sebab itu, meskipun mandi uap dapat memberikan kenyamanan tersendiri namun, akan jauh lebih baik jika Anda mandi menggunakan air dingin untuk mendapatkan kesegaran dan kesehatan kulit agar tetap terjaga.

Sebenarnya Anda dapat mengatasi permasalahan kulit kering dengan cara yang sederhana, seperti dengan mengubah frekuensi mandi yaitu tidak sampai melebihi 10 menit namun, juga tidak kurang dari 5 menit. Anda juga harus menggunakan produk sabun maupun perawatan kulit yang mengandung pelembab tinggi untuk menjaga kesehatan kulit dan membuatnya tetap segar sepanjang hari. Selain itu, gunakan jenis handuk lembut yang menyerap air dan jangan menggosokannya ke badan, melainkan hanya cukup dengan cara ditepukkan saja.