Archive | August 29, 2018

Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Berhenti Menggunakan Shampo

Percaya atau tidak, di saat Anda tidak melakukan aktivitas pada rambut Anda, tetap saja ada kotoran yang menumpuk di kulit kepala. Karena pada dasarnya kulit kepala memiliki pori-pori dan kelenjar minyak pada lapisan epidermis sehingga Anda membutuhkan shampo untuk terus menjaga kebesihannya.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Berhenti Menggunakan Shampo

Sayangnya, belakangan ini ada gerakan yang mulai menggaungkan  gerakan tanpa shampo karena kekhawatiran mereka bahwa pembersih kepala ini mengandung bahan kimia berbahaya. Bahkan, studi yang dilakukan oleh peneliti dari sebuah sekolah di luar negeri pada 2008 lalu menyatakan bahwa ditemukan kandungan asam talat pada pembersih kepala yang dapat meningkatkan reaksi alergi dan masalah kesuburan pada rambut. Hal inilah yang perlahan membuat banyak orang mulai berhenti keramas menggunakannya.

Namun, jika Anda berpendapat sama dengan gerakan anti shampo, ada beberapa hal penting di bawah ini yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk tidak menggunakan pembersih kepala lagi.

Kondisi kulit kepala setiap orang berbeda

Sama halnya kulit wajah, kulit kepala juga memiliki karakteristik berbeda-beda pada setiap orang. Maka tak heran jika ada banyak jenis dan macam shampo yang dijual di pasaran sehingga masyarakat dapat memilihnya sesuai dengan jenis kulit kepala mereka. Jika Anda memiliki kulit kepala yang cenderung memproduksi minyak berlebih, Anda sangat memerlukan pembersih ini untuk membersihkan kulit kepala Anda secara rutin, kalau perlu keramas bisa dilakukan setiap hari. Sementara untuk anggapan jika mencuci rambut setiap hari bisa membuat kulit kepala jadi kering adalah tidak benar. Karena hingga kini belum ada penelitian ilmiah yang dapat memperkuat anggapan tersebut.

Setiap jenis rambut memiliki kebutuhan yang berbeda

Tidak semua jenis kulit kepala berminyak. Untuk beberapa orang yang memiliki kulit kepala atau rambut yang cenderung yang kering atau mudah patah, maka sangat disarankan untuk tidak melakukan keramas setiap hari. Selain itu jika jenis rambut Anda juga tebal atau keriting, juga dianjurkan untuk tidak mencucinya terlalu sering karena minyak alami kulit kepala Anda tidak bisa memiliki banyak waktu untuk bekerja optimal.

Mengurangi shampo tidak akan membuat rambut Anda kering

Salah satu alasan dari gerakan tanpa shampo ini karena mereka beranggapan bahwa produksi minyak pada kulit kepala perlahan berkurang secara alami. Namun, anggapan tersebut sama sekali tidak benar, karena produksi minyak pada kulit kepala dipengaruhi oleh banyak hal, seperti hormon dan gen. Sehingga keramas dengan menggunakannya tidak bisa memperlambat produksi sebum pada rambut.

Anda tetap harus rutin mencuci rambut Anda

Gerakan tidak menggunakan shampo bukan berarti tidak melakukan keramas sama sekali. Melainkan gerakan ini mengimbau kepada masyarakat untuk menggantinya dengan bahan alami seperti baking soda atau cuka sari apel. Hanya saja, belum tentu alternatif bahan alami tersebut baik jika digunakan sehari-hari. Apalagi baking soda yang memiliki sifat alkali sehingga dapat membuat rambut menjadi rapuh jika digunakan dalam jangka waktu yang lama.