Archive | August 18, 2018

5 Jenis Bahan yang Umum Dipakai dalam Suntik Filler

Istilah suntik filler tentunya cukup sering Anda dengar belakangan ini bukan, sebenarnya ini adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengembalikan kolagen dalam bibir karena mengalami penyusutan, hal ini bisa terjadi karena berbagai macam faktor, salah satu diantaranya adalah usia, karena semakin bertambahnya usia memang menyebabkan produksi kolagen dalam tubuh kian menipis, juga faktor pengaruh gaya hidup. Bahkan sebenarnya bukan hanya bagian bibir saja yang bisa di suntik dengan filler ini, melainkan juga beberapa bagian tubuh yang lainnya agar terlihat lebih segar dan awet muda.

5 Jenis Bahan yang Umum Dipakai dalam Suntik Filler 

Namun juga patut untuk diketahui bahwa tidak semua prosedur kecantikan yang satu ini bisa dikatakan aman, faktanya ketika filler yang digunakan untuk suntik tersebut mengandung bahan kimia berbahaya, juga tak diimbangi dengan sarana yang steril justru akan beresiko tinggi mengalami infeksi. Berbicara mengenai suntik filler ini sendiri, sebenarnya ada beberapa jenis filler yang umum digunakan, diantaranya adalah: 

  1. Asam hialuronat, ini adalah senyawa asam yang memang umumnya diproduksi oleh tubuh, namun seiring dengan bertambahnya usia mengalami penurunan. Bentuknya gel dan umumnya akan bertahan selama kurang lebih 1 tahun. Jika sudah hilang maka bagian yang sudah di filler tersebut akan kembali seperti semula.
  2. Kolagen bovine, filler yang satu ini termasuk yang paling banyak dipilih oleh masyarakat, bukan tanpa alasan, melainkan karena jika melihat dari tawaran harganya sendiri terbilang cukup murah. Namun kurang cocok bagi pasien yang agaknya memiliki alergi sehingga harus tes alergi terlebih dahulu.
  3. Lemak tubuh, seperti namanya bahan filler yang disuntikkan berasal dari dalam tubuh sendiri, sehingga tak akan menyebabkan reaksi alergi, terbilang aman dilakukan. Hanya butuh satu kali suntikan untuk mendapatkan hasil yang sempurna pada bibir Anda.
  4. Hidroksiapatit kalsium, bahan yang satu ini tak hanya bisa dipakai untuk filler bibir saja, melainkan juga area lainnya yang ingin terlihat lebih bervolume, seperti diantaranya adalah pipi hingga dagu, namun memiliki daya tahan hanya sekitar 1 tahun saja, selepasnya harus melakukan suntik kembali.
  5. Polimer buatan, bahan filler yang memang racikan atau buatan dari medis, biasanya bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan bahan filler yang lainnya, yaitu sampai dengan jangka waktu 2 tahun. Bahan yang satu ini bekerja dengan cara merangsang tubuh agar bisa memproduksi kolagen alami.

Jadi ingin pilih yang mana? Sebenarnya tidak semua orang membutuhkan suntik filler ini, karena asupan kolagen bisa dipenuhi dengan cara mengkonsumsi bahan makanan yang memang kaya akan kandungan kolagen, tentunya lebih alami dan juga aman, namun hasilnya tidak akan secepat menjalankan prosedur filler tersebut.