Archive | June 21, 2018

6 Resiko Berbahaya yang Bisa Terjadi Pada Kulit Kering

Pada dasarnya jenis kulit pada manusia memang berbeda-beda, ada yang beruntung memiliki kulit dengan jenis normal, namun juga ada yang diberikan kondisi kulit berminyak, hingga yang paling banyak untuk masyarakat Indonesia sendiri adalah kulit kering. Tentunya sudah tidak begitu asing dengan hal semacam ini bukan. Kulit yang terlalu kering menyebabkan Anda pastinya tidak nyaman untuk menggunakan beberapa jenis kosmetik tertentu, bahkan resiko semacam mengelupas juga sangat tinggi.

 6 Resiko Berbahaya yang Bisa Terjadi Pada Kulit Kering

Dry skin ini sebenarnya tak hanya disebabkan oleh faktor keturunan saja, melainkan juga bisa karena pola hidup atau kebiasaan yang tidak sehat, seperti diantaranya adalah kurang dalam mengkonsumsi air putih, padahal air putih ini memiliki fungsi yang sangat baik untuk melembabkan kulit, jika jumlah yang dikonsumsi kurang, maka memiliki resiko terkena dehidrasi, juga membuatnya menjadi mudah kering, bahkan juga mengelupas. 

Adapun beberapa resiko berbahaya yang dialami oleh pemilik kulit kering ini, diantaranya adalah:

  1. Rentan terkena kuman, kondisi dry skin ini membuatnya mengalami mikrolesi, sehingga menjadi jalan masuk utama bagi kuman. Hal ini membuat resiko terserang beberapa jenis penyakit, seperti diantaranya adalah penyakit kulit tentunya semakin tinggi pula.
  2. Infeksi, kondisi kulit yang terlalu kering pada dasarnya memang mudah mengelupas, utamanya adalah bagian lapisan terluar, jika sudah terjadi pengelupasan semacam ini maka nantinya infeksi juga kian tinggi, biasanya daerah yang kering tersebut akan berubah warna menjadi memerah, bahkan akan semakin parah jika dibiarkan terlalu lama.
  3. Dermatitis atotip, gejala awalnya mungkin sebatas kering di permukaan kulit yang membuatnya mengelupas itu saja, namun dalam beberapa kondisi akan bertambah semakin parah, diantaranya adalah terbentuknya eskim, yaitu menyebabkan area-area tertentu yang memerah akan gatal, hal ini dikenal juga dengan nama pruritis, jadi kemungkinan untuk terjadi pendarahan juga sangat tinggi.
  4. Gatal-gatal, pada dasarnya pengelupasan yang terjadi pada kulit yang sedang kering memang menimbulkan rasa sakit, namun karena intensitas sakitnya yang kecil membuat rasanya justru lebih kepada gatal-gatal dibandingkan dengan rasa sakit.
  5. Kulit bersisik, kondisi yang sering kali dialami ketika cuaca sedang panas atau memasuki musim kemarau, yaitu kulit nantinya akan mulai bersisik, hingga terkadang membuat Anda tampil kurang percaya diri jika harus mengenakan busana yang terbuka.
  6. Perubahan kulit secara permanen, jika pengelupasan terjadi secara terus menerus, nantinya perubahan kulit akan terjadi secara permanen dan tidak dapat ditolong kembali, kecuali melalui prosedur operasi medis, karena beberapa bagian memiliki ketebalan yang berbeda dengan bagian yang lainnya.

Jadi jangan sepelekan masalah kulit kering ini, sebaiknya segera diatasi sebelum bertambah buruk nantinya. Mulailah dengan mencukupi kebutuhan cairan agar tidak mudah dehidrasi kemudian ditunjang penggunaan lotion dari luar.