Archive | May 28, 2018

Kulit Kepala Ketombe? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dandruff atau ketombe merupakan serpihan kulit dengan warna keputihan atau keabu-abuan yang mengelupas dan kemudian menempel pada rambut hingga di pakaian. Meskipun tidak menular dan bukan penyakit yang serius, namun tetap saja kondisi ini akan terlihat memalukan dan sulit ditangani. Lalu apa saja yang sebenarnya menyebabkan kulit kepala memiliki dandruff? Nah berikut ini beberapa faktor-faktor yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

Kulit Kepala Ketombe? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Kulit Kepala Kering

Penyebab ini adalah yang paling umum mengapa kondisi ini dapat terjadi kepada anda. Biasanya anda bisa melihat tanda-tanda tersebut tak hanya di kulit kepala namun juga pada kulit tangan dan kaki

  • Jarang Berkeramas

Jika anda kurang atau bahkan jarang mencuci rambut, maka minyak serta sel-sel kulit kepala akan terus menumpuk yang mana dapat menyebabkan ketombe.

  • Iritasi Dan Dermatitis Seboroik

Kondisi ini juga menjadi penyebab seringnya ketombe muncul di kulit kepala. Gejala-gejala ini biasanya muncul dengan kondisi kulit kepala berminyak dan berwarna kemerahan yang dipenuhi dengan serpihan kulit putih. Dermatitis seboroik juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya yang kaya dengan kelenjar minyak semisal alis mata, hidung, ketiak, tulang dada, hingga selangkangan.

  • Psoriasus

Kondisi ini merupakan sel-sel kulit kepala mati yang kasar dan kering dan kemudian menumpuk sehingga menyebabkan munculnya kulit bersisik. Kondisi ini dapat terjadi diakibatkan sistem kekebalan tubuh yang terganggu yang mana memicu munculnya banyak sel-sel kulit yang tumbuh di bagian-bagian tubuh

  • Sensitif Terhadap Produk perawatan

Alergi maupun sensitifitas terhadap beberapa produk-produk perawatan rambut tertentu juga dapat menyebabkan kemerahan pada kepala, gatal, hingga bersisik.

  • Infeksi Jamur Malassezia

Malassezia merupakan jamur yang biasanya tinggal di kulit kepala namun tidak menyebabkan penyakit. Namun jika berkembang berlebihnya, maka jamur ini bisa menyebabkan iritasi di bagian kulit kepala. Iritasi tersebut menyebabkan pertumbuhan sel kulit yang berlebihan secara cepat, mati dan menempel di rambut anda.

Cara Mengatasi

Meskipun tidak membahayakan? Namun tetap saja ketombe menjadi hal yang harus segera diatasi. Untuk mengatasinya, anda bisa menggunakan shampoo khusus yang memiliki kandungan-kandungan penting di dalamnya seperti salicylid acid, zinc pyrithione, selenium sulfide, ketoconazole, dan masih banyak lainnya. Untuk intesitas penggunaan produk shampoo ini memang berbeda-beda. Bisa digunakan setiap hari ataupun beberapa kali dalam seminggu. Untuk penggunaan, anda bisa memeriksa petunjuk penggunaan pada kemasan produk shampoo. Biasanya ada beberapa produk yang tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui.

Saat penggunaan produk shampoo, pastikan jika anda memijat kepala dengan benar saat berkeramas. Untuk hasil yang maksimal, diamkan setidaknya selama 5 menit sehingga kandungan-kandungan di dalam shampoo bisa bekerja secara maksimal. Tidak semua shampoo dapat cocok bagi setiap orang. Saat gejala ketombe sudah mulai berkurang, maka kurangi penggunaan shampoo.