Archive | May 12, 2018

Mengulas Tentang Apa Itu Sulam Bibir, Manfaat dan Efek Sampingnya

Berbagai cara dilakukan oleh kaum wanita untuk mendapatkan penampilan yang sempurna. Mulai dari diet, olahraga hingga operasi untuk mendapatkan bentuk tubuh yang sempurna, hingga melakukan sulam bibir agar tampil lebih menarik. Cara terakhir tersebut kini sedang menjadi fenomena karena banyak dilakukan oleh pria maupun wanita. Tehnik sulam ini sebenarnya adalah dengan memberikan pewarnaan herbal pada bibir dengan sifat yang semi permanen sehingga Anda nantinya tidak perlu menggunakan lipstik lagi untuk mendapatkan warna bibir yang diinginkan.

Mengulas Tentang Apa Itu Sulam Bibir, Manfaat dan Efek Sampingnya

Tehnik sulam di bibir ini menggunakan bahan ekstrak bunga lili sebagai penanda area. Anda bisa merequest bentuk bibir seperti apa yang diinginkan dengan tetap mendapatkan masukan dari tim ahli sesuai dengan bentuk bibir yang dimiliki. Kemudian tim akan menyulam bibir Anda untuk membuat garisnya dan mengoleskan pewarna semi permanen. Cara ini akan sedikit menyakitkan dan bisa jadi bibir akan sedikit tergores, namun jika dilakukan oleh tim klinik kecantikan yang ahli mereka akan memberikan obat bius lokal untuk bibir Anda sehingga tak merasakan sakit

Setelah bibir disulam, pada awalnya belum tampak perbedaan mencolok selain bibir yang terlihat bengkak akibat proses sulam. Namun setelah hari ke 3 atau 4 warna yang disulamkan akan mulai sampai sehingga bibir menjadi lebih cantik. Warna ini akan bertahan selama 1 – 5 tahun tergantung dari bahan yang digunakan. Jika bahannya berkualitas baik maka akan semakin lama namun juga semakin mahal harga proses sulam bibir tersebut.

Meski terlihat menyenangkan dan membuat cantik bibir Anda tanpa perlu mengaplikasikan lagi lipstik, namun ada efek samping dari proses ini yang perlu diwaspadai yaitu:

  • Munculnya reaksi alergi.

Meski menggunakan bahan yang alami namun pigmen berbahan organik justru beresiko alergi karena termasuk benda asing yang dimasukkan dalam tubuh.

  • Terjadinya granuloma.

Granuloma adalah terbentuknya massa atau daging menggumpal di area yang ditanami tato bibir tersebut ketika sudah hilang massa pewarnaannya.

  • Hepatitis C.

Efek negatif hepatitis C juga bisa terjadi jika proses sulam dilakukan dengan jarum yang kurang steril.

  • Mempengaruhi pemeriksaan laboratorium.

Jika suatu saat Anda melakukan MRI untuk memeriksa bagian kepala, bekas tato bisa mempengaruhi pemeriksaan hingga terasa panas akibat ikut memanasnya zat yang dimasukkan dalam tubuh akibat sinar MRI.

Plus minus sulam bibir di atas bisa Anda jadikan pegangan ketika memilih cara mempercantik diri. Jika Anda ingin melakukannya, sebaiknya memilih klinik kecantikan yang terpercaya dengan dilakukan oleh tim ahli kecantikan bersertifikat resmi. Meski sudah melakukan sulampun, hasil sulam bisa saja berbeda dengan yang diinginkan dan justru menimbulkan masalah baru karena jika dihapus sebelum waktunya, bibir bisa memiliki warna yang berbeda dari tato sebelumnya.